Menteri PUPR: Pembangunan Fisik IKN Sudah 25 Persen, Istana Presiden 8 Persen

Pembangunan Fisik IKN Sudah 25 Persen
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menunjukkan Peta Guna Lahan Otorita IKN yang bakal digunakan pemerintah dalam presentasi kepada calon investor IKN, Rabu, 5 April 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah

VOTNews.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa progres fisik pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara sudah mencapai 25 persen.

Basuki Hadimuljono mengaku optimistis bahwa pemindahan ibu kota baru ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur sudah bisa dimulai pada Agustus 2024.

“Beberapa sarana prasarana telah dibangun seperti jalan arteri, jalan tol, bendungan, pengelolaan sampah, pengelolaan limbah, pengelolaan air minum, dan juga landmark sumbu kebangsaan,” ujar Basuki Hadimuljono lewat keterangan tertulis Otorita IKN, dikutip Sabtu, 15 April 2023.

Dari sisi pembangunan kantor dan istana presiden, kata Basuki Hadimuljono, progresnya masing-masing sudah mencapai 5,8 persen dan 8 persen. Ada beberapa bagian dari IKN yang pembangunannya sudah 100 persen selesai, seperti jalan logistik yang memiliki tiga ruas dan Embung Mentawir.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sungai Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ditargetkan dapat mulai diisi air (impounding) pada Juni 2023. “Bendungan ini dapat menyuplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter per detik, sebanyak 2.000 liter per detik untuk IKN dan sisanya 500 liter let detik untuk Balikpapan,” kata Basuki Hadimuljono.

Sementara itu, Basuki Hadimuljono menjelaskan, peta rencana detail tata ruang (RDTR) IKN menunjukkan bahwa daerah hijau perhutanan mendominasi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Wilayah KIPP sendiri akan berdiri di atas lahan seluas 6.671 hektare, di mana sebagian besar dari daerah itu akan ditutupi hutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *